Dibuka! Beasiswa Doktoral (S3) Sandwich-like ke Jepang

Beasiswa S3 Jepang JSPS Ronpaku
Reading Time: 2 minutes

Kabar baik untuk anda para pemburu beasiswa ke luar negeri, khususnya Jepang. Japan Society for the Promotion of Science (JSPS) membuka pendaftaran untuk beasiswa doktoral atau S3 ke universitas di Jepang. Seperti dilansir di websitenya, Tujuan dari Program JSPS RONPAKU adalah untuk memberikan tutorial dan dukungan keuangan bagi para peneliti yang menjanjikan di Asia dan Afrika atau negara lainnya yang ingin memperoleh gelar Ph.D atau doktor dari universitas di Jepang melalui pengajuan disertasi tanpa melalui course atau perkuliahan.

Nah, yang menarik dari program ini adalah dijalankan dengan sistem sandwich-like. Apa itu program sandwich?

Gampangnya, beasiswa sandwich biasanya bentuknya seperti magang. Awardee beasiswa ini akan magang di universitas di negara tujuan dalam waktu yang tidak lama. Biasanya masih dalam hitungan bulan. Dalam kurun waktu itu, mahasiswa harus mendalami risetnya di bawah bimbingan profesor di universitas negara tujuan. Tentunya ini yang membedakan dengan jenis beasiswa lainnya yang mengharuskan mahasiswa menetap di negara tujuan dalam waktu yang lama sampai dengan kelulusannya.

Pada program Ronpaku, penerima hibah di bawah program (RONPAKU fellows) diharuskan untuk melakukan penelitian disertasi mereka di bawah pengawasan bersama dari seorang pembimbing atau profesor di Jepang dan seorang pembimbing di negara asal mereka, dan diharapkan untuk mendapatkan gelar PhD mereka dalam jangka waktu maksimal tiga tahun. RONPAKU fellows diharuskan mengunjungi universitas Jepang untuk melakukan penelitian di bawah pengawasan langsung pembimbing mereka di Jepang. Pembimbing dapat pula mengunjungi universitas asal RONPAKU fellows bila dianggap perlu untuk mengawasi penelitian bersama dengan pembimbing di negara asal.

Apa saja bidang riset yang diterima program beasiswa ke Jepang ini?

JSPS diberikan untuk peneliti yang akan meneliti di semua bidang dalam humaniora, ilmu sosial dan ilmu alam, termasuk remote sensing.

Siapa saja yang boleh mendaftar?

Kandidat haruslah seorang peneliti yang:

  • Belum memperoleh gelar PhD dari universitas
  • Ingin memperoleh gelar PhD dari universitas Jepang melalui pengajuan disertasi
  • Telah mencapai hasil penelitian yang substansial dan kemungkinan melalui penelitian disertasi di bawah program untuk berhasil memperoleh gelar PhD, dan yang dinominasikan oleh pembimbing dan pimpinan universitas/lembaga penelitian afiliasinya
  • Memiliki kewarganegaraan di negara yang berlaku (Indonesia termasuk dalam daftar)
  • Bekerja fulltime di universitas atau lembaga penelitian di negara asalnya atau akan ditunjuk untuk posisi tersebut sebelum 1 April 2021
  • Berusia 45 tahun atau lebih muda per 1 April 2021

Berapa jumlah awardee yang akan diterima?

Akan ada sekitar 9 awardee yang akan diterima

Berapa jumlah nominal financial support yang diberikan?

Maksimum 3,6 juta yen (Hingga 1,2 juta yen per tahun fiskal)

Kapan deadline pendaftarannya?

JSPS menerima lamaran yang diterima melalui universitas pembimbing di Jepang selambat-lambatnya 21 Agustus 2020.

 

Anda tertarik mendaftar? Perlu dicatat bahwa pengajuan lamaran beasiswa S3 JSPS Ronpaku harus melalui calon pembimbing di universitas Jepang. Artinya anda harus menghubungi calon pembimbing anda di universitas Jepang. Baru kemudian calon pembimbing anda lah yang akan mendaftarkan anda ke JSPS.

Informasi selengkapnya, silakan akses website JSPS di alamat berikut: https://www.jsps.go.jp/english/e-ronpaku/applicationforms.html

Selamat mencoba!

Share

Arif K Wijayanto

Arif is lecturer and researcher based in Faculty of Forestry, IPB University. He is interested in research related to geoinformatics, WebGIS, and UAV/drone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *