Mendapat Penghargaan GIS Role Model Award dari ESRI Indonesia

Saya menerima penghargaan GIS Role Model Award dari Esri Indonesia
Reading Time: 2 minutes

Pada Kamis, 17 Desember 2020, ESRI Indonesia mengadakan acara penganugerahan GIS Award for Education. ESRI Indonesia memberikan penghargaan kepada beberapa kampus penerima hibah lisensi dan juga individu-individu yang dinilai memberikan kontribusi yang signifikan dan berharga dalam meningkatkan kesadaran spasial, pengembangan dan penerapan ilmu GIS, dan pertumbuhan masyarakat spasial Indonesia yang lebih luas. Pada penyelenggaraan yang pertama ini, saya mendapat kehormatan sebagai penerima penghargaan GIS Role Model Award. Penghargaan yang saya terima juga diikuti IPB University sebagai institusi yang menerima penghargaan ambassador award bersama dengan Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Indonesia, dan Universitas Indo Global Mandiri. Selain itu, Dr Kaswanto, staf dosen di Departemen Arsitektur Lanskap IPB, juga mendapat penghargaan sebagai GIS Influencer.

Rektor IPB University, Prof. Dr. Arif Satria, S.P, M.Si – memberikan sambutan saat menerima penghargaan GIS Ambassador Award dari ESRI Indonesia

Baru berkenalan enam tahun lalu, saya adalah ‘orang baru’ di dunia GIS. Kuliah di bidang pengelolaan sumberdaya alam memberikan saya kesempatan untuk belajar ilmu-ilmu geospasial. Software dari ESRI, ArcGIS, adalah salah satu software GIS yang diperkenalkan di kuliah.

Selepas kuliah, saya bekerja sebagai staf peneliti muda di Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB. Sejak tahun 2017, ESRI Indonesia melalui Education Program memberikan hibah lisensi kepada IPB, dan PPLH IPB dipercaya untuk menjadi host. Saya yang pada saat itu juga adalah staf baru, dipercaya sebagai ‘jembatan’ antara IPB dan ESRI. Tugas saya adalah untuk mengelola portal permintaan lisensi dari civitas akademika IPB, lalu mengirimkan data permintaannya, dan mendistribusikan lisensi kepada para pengguna. Tugas itu rutin saya lakukan setiap bulan.

Tak disangka, IPB sebagai perguruan tinggi yang tidak punya program studi khusus di bidang geospasial, justru menjadi kampus penerima hibah lisensi dengan jumlah permintaan terbanyak. Jumlahnya jauh melebihi kampus lain yang justru punya program studi geospasial seperti geografi, geodesi, atau geomatika. Pengguna software ESRI di IPB tidak hanya dari civa yang memang menggeluti bidang geospasial, melainkan juga dari bidang lain seperti kedokteran hewan, ekonomi, dan ekologi manusia.

Software dan platform ESRI juga telah banyak digunakan di IPB, baik untuk kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam kegiatan pendidikan, kami telah memasukkan materi pengenalan webGIS menggunakan platform ArcGIS Enterprise dan ArcGIS Online untuk mahasiswa S1. Selain tentunya software ArcMap yang telah umum digunakan. Pada kegiatan penelitian, kami menggunakan platform ESRI untuk mengembangkan platform webGIS Ecosystem dan aplikasi Android INA-Alert Mobile sebagai bagian dari kegiatan riset kerjasama dengan UNDP. Dan banyak penerapan lain yang memanfaatkan platform dari ESRI sebagai bagian dari grant license program.

Hal itulah yang mendasari ESRI untuk memberikan penghargaan GIS Ambassador Award untuk IPB, GIS Role Model Award untuk saya, dan GIS Influencer Award untuk Dr Kaswanto.

Sebagai ‘anak bawang’ di dunia GIS, penghargaan ini saya anggap sebagai pemicu untuk terus belajar lebih jauh, mendalami ilmu geospasial.

Terima kasih kepada ESRI Indonesia atas penghargaan yang diberikan. Tentunya juga terima kasih atas kerjasama yang terjalin selama ini. Semoga kerjasama ini terus berlanjut. Demi kemajuan dan perkembangan ilmu-ilmu geospasial di Indonesia. Let’s map the world!

 

Share

Arif K Wijayanto

Arif is lecturer and researcher based in Faculty of Forestry, IPB University. He is interested in research related to geoinformatics, WebGIS, and UAV/drone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *