Category: GIS

Mendapat Penghargaan GIS Role Model Award dari ESRI Indonesia

Saya menerima penghargaan GIS Role Model Award dari Esri Indonesia
Reading Time: 2 minutes

Pada Kamis, 17 Desember 2020, ESRI Indonesia mengadakan acara penganugerahan GIS Award for Education. ESRI Indonesia memberikan penghargaan kepada beberapa kampus penerima hibah lisensi dan juga individu-individu yang dinilai memberikan kontribusi yang signifikan dan berharga dalam meningkatkan kesadaran spasial, pengembangan dan penerapan ilmu GIS, dan pertumbuhan masyarakat spasial Indonesia yang lebih luas. Pada penyelenggaraan yang pertama ini, saya mendapat kehormatan sebagai penerima penghargaan GIS Role Model Award. Penghargaan yang saya terima juga diikuti IPB University sebagai institusi yang menerima penghargaan ambassador award bersama dengan Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Indonesia, dan Universitas Indo Global Mandiri. Selain itu, Dr Kaswanto, staf dosen di Departemen Arsitektur Lanskap IPB, juga mendapat penghargaan sebagai GIS Influencer. Continue reading…

Konversi Data GPS Geodetic T02 Menjadi RINEX

Reading Time: 2 minutes

Pada tulisan sebelumnya, saya sudah berbagi cara untuk mengolah data GPS Geodetic dengan metode post processing menggunakan CORS. Pada tulisan itu, saya menggunakan data RINEX yang dapat langsung digunakan di INA-CORS. Pada saat kita mengukur di lapangan dengan menggunakan perangkat GPS geodetic merk Trimble, file yang akan kita dapatkan adalah file berekstensi .T02. Tentunya file ini tidak dapat langsung digunakan di INA-CORS. Pada tulisan kali ini, saya akan menunjukkan cara konversi data GPS geodetic T02 menjadi RINEX.

Continue reading…

Mengolah Data GPS Differensial dengan CORS

geodetic differential GPS
Saya saat mengukur dengan GPS geodetic differential di Bontang, Kaltim
Reading Time: 3 minutes

Pengukuran dengan tingkat akurasi tinggi saat ini sudah menjadi kebutuhan, terutama untuk keperluan riset. Akurasi tinggi ini diperlukan untuk memastikan posisi suatu obyek yang diteliti tepat berada pada koordinat yang sebenarnya. Teknologi positioning yang mendukung pengukuran dengan akurasi tinggi adalah differential GNSS/GPS.

Perangkat GPS differensial memungkinkan pengukuran dengan tingkat akurasi atau ketelitian sampai pada sub-centimeter. Namun pengukuran dengan metode differential membutuhkan 2 perangkat yang bekerja sekaligus secara bersamaan, biasanya disebut dengan istilah base dan rover. Mengingat harganya yang mahal, kadang ini menjadi masalah. Solusi yang bisa diambil adalah dengan “meminjam” base dari CORS (Continuously Operating Reference Station). Nah pada tulisan kali ini, saya akan berbagi teknik mengolah data GPS differensial dengan CORS dari Badan Informasi Geospasial (BIG). Continue reading…